KUPANG, 31NUSANTARA.ID -Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi Pengurus Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Rabu (26/11).
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua KPOTI Kota Kupang beserta jajaran pengurus dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Dra. Debora Panie, M.M.
Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa senang dan apresiasinya kepada jajaran KPOTI yang masih konsisten mengembangkan dan mempromosikan permainan tradisional di Kota Kupang.
Menurutnya, keberadaan KPOTI menjadi penting di tengah maraknya permainan digital yang membuat generasi muda semakin jauh dari permainan rakyat.
Wakil Wali Kota menyebut inisiatif KPOTI untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional seperti Siki Doka, Gasing, hingga Kayu Doi sebagai langkah strategis dalam menjaga identitas budaya serta memperkuat nilai kebersamaan lintas generasi.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan permainan rakyat yang dijadwalkan pada 5–6 Desember, dengan Kelurahan Belo sebagai lokasi pilot project.
Menurut Wakil Wali Kota, Kelurahan Belo dipilih karena lingkungannya masih mempertahankan sejumlah permainan tradisional yang hidup di masyarakat. “Kita mulai dari wilayah pinggir kota, baru secara bertahap masuk ke tengah kota. Bahkan beberapa sekolah di pusat kota bisa turut diundang agar anak-anak lebih mengenal ragam permainan tradisional,” ujarnya.





