Selain permainan tradisional, kegiatan yang direncanakan KPOTI juga akan menghadirkan pasar rakyat serta layanan cek kesehatan gratis.
Wakil Wali Kota berharap kolaborasi lintas pihak dapat memperkuat penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk dukungan mitra serta pihak ketiga melalui mekanisme administrasi yang sesuai ketentuan.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga menyinggung peluang fasilitasi informasi dan jejaring terkait kebutuhan alat pertanian bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti hand tractor dan kerja sama dengan mitra penyedia alat melalui sistem kredit yang terjangkau.
Menurutnya, penyediaan informasi yang tepat dapat membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap fasilitas pertanian.
Menutup audiensi, Wakil Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada jajaran KPOTI atas komitmen mereka melestarikan permainan rakyat.
Ia berharap kegiatan yang akan berlangsung dapat memperkuat identitas budaya lokal dan menjadi ruang interaksi positif bagi masyarakat Kota Kupang.
Ketua KPOTI Kota Kupang, Goris Takene, melaporkan bahwa kepengurusan KPOTI periode 2025–2030 telah ditetapkan dan audiensi ini merupakan langkah awal untuk menyampaikan pembentukan serta rencana kerja mereka kepada Pemerintah Kota Kupang.





