Jakarta – Pemerintah memberikan penegasan atas berbagai informasi yang berkembang di ruang publik terkait penggunaan anggaran kegiatan event organizer (EO) dalam program Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah menilai penting untuk meluruskan persepsi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Program BGN merupakan salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan gizi. Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengedepankan pendekatan komprehensif, tidak hanya melalui intervensi langsung, tetapi juga melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Kegiatan sosialisasi tersebut pada beberapa kesempatan melibatkan pihak ketiga, termasuk penyedia jasa event organizer, sebagai bagian dari strategi komunikasi publik yang lebih efektif. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan pesan program dapat tersampaikan secara luas, tepat sasaran, dan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait pola konsumsi gizi.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya tata kelola anggaran yang bertanggung jawab dalam setiap program pemerintah. “Setiap rupiah uang negara harus digunakan secara efektif, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.





