MALAKA, 31NUSANTARA.COM – Minimalisir angka kecelakaan pengguna jalan Malaka-Atambua, juga banyaknya keluhan masyarakat terkait akses jalan Welaus-Boas dan jalur lintas batas, Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka bergotong royong bersama masyarakat desa menutup sementara jalan berlubang.
Walaupun jalur Welaus- Boas dan jalur lintas batas merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, tidak membuat Bupati dan Wakil Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, (SBS) dan Henri Melki Simu (HMS) menutup mata.
Hal inilah dilakukan semata-mata demi kepentingan masyarakat dan kenyamanan masyarakat penguna jalan tersebut.
Menyikapi hal tersebut Wakil Bupati HMS terjun secara langsung memantau setiap titik pekerjaan di jalur Welaus-Boas bersama Anggota DPRD Dapil I Fraksi PDIP Paskalis Wendi Leki bersama Kepala Desa Lakekun Utara dan Camat Malaka Timur.
“Walaupun ini Jalur Kewenangan Provinsi akan tetapi yang menggunakan akses jalan ini masyarakat Malaka setiap harinya” Demikian disampaikan Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu saat memantau pekerjaan Jalur Welaus Boas. (23/7) kemarin.
Wakil Bupati HMS menjelaskan, sambil menunggu pekerjaan dari Provinsi, inisiatif dari Pemda Malaka dan masyarakat kepala Desa dan toko masyarakat dan toko agama, gotong royong untuk kepentingan bersama.





