KUPANG, 31NUSANTARA.ID – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan pemerintah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Launching Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Alokasi Bulan Februari–Maret Tahun 2026 di Kantor Lurah Nefonaek, Rabu (1/4).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arahim K. Kanam, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Ramaijon Purba, Manajer Bisnis Perum Bulog, Lita Mautang, Transporter Bantuan Pangan, Anton Bere, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Kota Lama, para lurah se-Kecamatan Kota Lama, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) se-Kelurahan Nefonaek, serta masyarakat Kelurahan Nefonaek.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penyerahan bantuan. Menurutnya, bantuan pangan merupakan simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. “Ini bukan sekadar kita menyerahkan bantuan. Di dalamnya ada makna kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pangan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut martabat dan ketahanan keluarga,” ujarnya.





