Karena itu, Wali Kota menilai penyaluran bantuan pangan bukan sekadar memindahkan beras dari gudang menuju rumah-rumah masyarakat. Lebih dari itu, terdapat pesan penting bahwa negara hadir sampai di meja makan rakyatnya.
“Negara hadir bukan hanya melalui jalan, gedung dan jembatan, tetapi negara harus hadir sampai di meja makan rakyatnya,” tegasnya.
Wali Kota menambahkan, pembangunan akan kehilangan maknanya apabila kemajuan fisik sebuah kota tidak diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kota yang memiliki jalan dan jembatan yang baik tidak cukup apabila masih ada keluarga yang harus bertanya tentang apa yang akan mereka makan keesokan harinya.
Dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk memaknai kemerdekaan secara lebih luas. Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana setiap generasi mengisi kemerdekaan melalui tindakan nyata.
“Mari terus kita perjuangkan kemerdekaan itu dengan mengisi hal-hal yang baik dan positif. Warga harus mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik, anak-anak harus dapat bertumbuh untuk mewujudkan cita-citanya, dan keluarga harus selalu merasa terlindungi serta diperhatikan,” ajaknya.



