MALAKA, 31NUSANTARA.ID – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Babulu dan Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dinilai sangat memprihatinkan. Hingga kini, masyarakat setempat masih mengharapkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka untuk memperbaiki akses jalan yang dinilai belum memadai.
Kondisi tersebut memicu keprihatinan kalangan pemuda Babulu dan Babulu Selatan. Mereka menilai Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), belum mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pelosok.
Selain persoalan infrastruktur jalan, para pemuda juga menyoroti penataan ruang perkotaan yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius agar pembangunan Kabupaten Malaka dapat berjalan secara merata, baik di pusat kota maupun di wilayah pedesaan.
Menurut mereka, kondisi infrastruktur yang belum memadai menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani. Jalan yang rusak dan sulit dilalui tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, serta akses terhadap pelayanan publik.


