“Keberagaman di Kota Kupang tidak pernah menjadi penghalang, tetapi selalu menjadi kekuatan. Tidak pernah menjadi jarak pemisah, tetapi menjadi jembatan. Persatuan itu bukan berarti kita harus menjadi sama, melainkan mampu berjalan bersama walaupun berbeda,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Naikoten II, Rio Ndun, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan warga, serta melestarikan seni dan budaya daerah.
Festival ini juga menjadi wadah bagi generasi muda dan masyarakat untuk mengembangkan bakat dan kreativitas melalui sejumlah perlombaan, di antaranya lomba tarik kreatif Lama Holot dan fashion show untuk anak-anak serta orang dewasa.
Rio Ndun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang melalui pemerintah kelurahan dan Kecamatan Kota Raja atas dukungan yang diberikan, serta kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, warga, sponsor, peserta, dan seluruh panitia.
Ia berharap festival ini dapat memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya, sekaligus berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas, keamanan, ketertiban, dan persaudaraan.(prokopimsetdakotakupang)





