Ia juga menyampaikan rencana Kota Kupang sebagai tuan rumah kegiatan Konsultasi Nasional FKUB yang akan menghadirkan perwakilan FKUB dari seluruh Indonesia. “Kami berharap dukungan dari pemerintah kota agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjadi momentum memperkuat citra Kota Kupang sebagai kota toleransi,” ujarnya.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang selalu membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk FKUB yang merupakan mitra strategis yang dibentuk pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah.
“Saya dan seluruh jajaran pemerintah selalu membuka tangan dan hati untuk menerima masukan. FKUB adalah mitra penting pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kupang,” tambahnya.
Menurut Wali Kota tujuan utamanya adalah menjaga agar tidak terjadi tindakan yang dapat memicu konflik. Kota Kupang harus tetap menjadi kota yang damai dan penuh toleransi,” jelasnya. Menurutnya, pendekatan dialog dan musyawarah menjadi langkah terbaik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul.
“Semua harus diselesaikan melalui mekanisme dan dialog. Kita duduk bersama, membuka hati, dan mencari jalan terbaik. Jangan sampai persoalan lokal justru memicu ketegangan yang lebih luas,” tegasnya.




