Sedangkan pada tiang Gapura ditulis dengan angka yang menerangkan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan Indonesia.
Lanjut Kades Ida, Gapura kedua dibangun di Dusun Nomen. Gapura ini dirancang dengan bentuk melengkung dan bervariasi serta unik dengan ketinggian 6 meter. Pada bagian atas, masyarakat mendesain gapura mirip sayap burung garuda. Kemudian dibuat variasi dengan cat dan tulisan Dirgahayu RI ke 80 dan nama Desa Taaba. Lalu di tengah-tengah bagian atas dipasang Burung Garuda, kemudian, bagian bawa dipasang umbul-umbul.
Sementara untuk tiang gapura dirancang seperti tiang timbul berkontak segi empat. Kemudian, dibuat variasi kotak ketupat ukuran kecil. Pada bagian kotak ini ditulis angka yang menerangkan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan Indonesia.
Kades Ida mengungkapkan, dua gapura unik dan keren ini dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat selama tiga hari. Hari pertama bekerja untuk mengumpulkan bahan baku dan dua hari merancang hingga gapura jadi dan dipasang, Kamis (7/8/2025) pukul 17.00 Wita.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Taaba yang sangat antusias dan penuh semangat dalam membangun gapura menyambut HUT RI ke 80”, ungkap Ida Nahak.
Ia menambahkan, dua tahun berturut sejak tahun 2023, pemerintah Desa Taaba dan masyarakat selalu membuat gapura HUT RI. Bahkan, selama dua tahun berturut-turut, Desa Taaba selalu meraih juara satu dalam lomba menyongsong HUT RI. Tahun 2023, lanjut Kades Ida, Desa Taaba mendapat juara satu “Semangat Nasionalisme”.Tahun 2024, Desa Taaba meraih juara satu lomba kesenian rakyat Akabeluk.





