Wawali Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Reporter: Enjel Lasbuan//Tonny Ga 
| Editor: Pisto Bere/FG

Selain memperkuat pencegahan kekerasan, Pemkot Kupang terus mendorong program yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan perempuan. Salah satunya melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi perempuan usia subur yang dikembangkan secara bertahap.

Serena menjelaskan, program tersebut pada tahap awal menyasar 100 perempuan, kemudian meningkat menjadi 250 perempuan. Pada 2026, program ini ditargetkan menjangkau 500 perempuan setiap tahun.

Bacaan Lainnya

Pemkot Kupang juga menjalankan program bantuan pembalut gratis bagi perempuan dari keluarga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Program yang telah berlangsung selama dua tahun ini menyasar perempuan berusia 15–45 tahun berdasarkan data Dinas Sosial.

Menurut Serena, program tersebut berangkat dari pemahaman bahwa kebutuhan kesehatan dan kebersihan menstruasi merupakan bagian penting dari kesejahteraan perempuan. Bagi keluarga berpenghasilan rendah, pengeluaran rutin untuk pembalut dapat menjadi beban tambahan di tengah kebutuhan pangan, pendidikan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Menstruasi merupakan kebutuhan biologis yang tidak bisa dihindari. Karena itu, perempuan harus tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak tanpa harus mengorbankan kebutuhan penting lainnya dalam keluarga,” jelasnya.

Pos terkait