Wali Kota Kupang Tekankan Merit Sistem dan Kepemimpinan Berintegritas dalam Pemetaan Kompetensi JPT Pratama

Reporter: Chris Dethan 
| Editor: Pisto Bere

Wali Kota juga menjelaskan bahwa uji kompetensi ini menjadi ruang untuk menunjukkan potensi, menemukan talenta-talenta terbaik, termasuk yang selama ini mungkin belum terlihat, sekaligus sebagai bagian dari evaluasi kinerja selama delapan bulan terakhir.

Ia menegaskan bahwa dirinya sengaja tidak melakukan rotasi di awal masa jabatan demi menjunjung prinsip keadilan dan objektivitas. Selama delapan bulan, ia memilih melihat langsung, mendengar, dan merasakan sendiri kinerja para pimpinan OPD tanpa terpengaruh isu politik, latar belakang tim, maupun sentimen lainnya.

Bacaan Lainnya

“Saya mau adil dan fair. Kalau dia kompeten, meskipun dari tim mana pun, kita pakai. Tidak ada lagi sekat-sekat. Yang utama adalah kompetensi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan harapannya agar pengisian jabatan yang masih kosong serta rotasi pimpinan OPD dapat segera dilakukan, bahkan ditargetkan pada awal Januari 2026, agar roda pemerintahan berjalan semakin efektif.

“Saya tidak mencari yang paling sempurna, tetapi yang paling siap dan layak ditempatkan pada posisi masing-masing. Jika ada yang mampu menginspirasi dan menggerakkan orang lain menuju satu tujuan, dialah pemimpin sejati,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPPD Kota Kupang dalam laporan panitia menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemetaan Kompetensi JPT Pratama merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam pengelolaan ASN. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai proses strategis dalam rangka rotasi, mutasi, serta pengisian jabatan pimpinan tinggi yang lowong secara terbuka, objektif, dan kompetitif. Melalui pemetaan kompetensi ini, Pemerintah Kota Kupang diharapkan memperoleh data ASN yang sesuai dengan kompetensi dan potensi, yang akan menjadi dasar penting bagi pengambilan keputusan manajemen ASN ke depan.

https://31nusantara.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251217-WA0045.jpg

Pos terkait