Wali Kota Kupang Sambut Peserta Residency IPACS 2025 dari 17 Negara

Reporter: Chris Dethan 
| Editor: Pisto Bere/FD

Menurutnya secara formal tuan rumah kegiatan adalah Provinsi NTT, tetapi lokus utamanya berada di Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi, sehingga kami menyiapkan seluruh dukungan dengan baik. Kami menyiapkan hotel-hotel, UMKM, pameran, gala dinner, dan bahkan festival drone untuk bangsa-bangsa kawasan Pasifik yang akan disaksikan pada tanggal 11 nanti. Malam ini kami menyiapkan gala dinner untuk menyambut para peserta dan pelaku budaya,” jelasnya.

Direktur Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa cultural residency ini merupakan ruang dialog kreatif, pertukaran pengetahuan, eksplorasi artistik dan inovasi berbasis tradisi untuk memperkuat kolaborasi antar masyarakat budaya Indonesia-Pasifik menuju penyelenggaraan IPACS 2025 bertema Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom. Program ini sekaligus menegaskan peran budaya sebagai jembatan diplomasi, perdamaian dan keberlanjutan antarbangsa.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan kurator dan pelaku seni musik, tari serta kriya bambu-kelapa dari berbagai negara di kawasan Pasifik dan Indonesia sebagai platform yang memperkuat jejaring kolaborasi, membangun pemahaman mendalam antar komunitas budaya dan melahirkan model residensi berkelanjutan lintas kawasan. Direktur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan dan keramahtamahan dalam penyelenggaraan kegiatan internasional ini.

Pos terkait