Khusus kepada para lurah yang baru mendapat amanah, Wali Kota memberikan perhatian khusus. Menurutnya, kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia meminta para lurah memastikan pelayanan administrasi kependudukan, surat-surat yang dibutuhkan masyarakat, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), pendataan warga, hingga berbagai bentuk pelayanan lainnya dapat dilakukan secara tertib, cepat dan responsif.
“Kelurahan adalah ujung tombak program pemerintah. Karena itu, saya titip agar pelayanan di kelurahan benar-benar dibenahi. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus dilayani dan diselesaikan dengan baik,” katanya.
Wali Kota juga meminta para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja secara kreatif di tengah keterbatasan anggaran.
Menurutnya, efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan dan program pemerintah.
“Anggaran terbatas berarti cara kerja kita yang harus diperbaiki. Jangan sedikit-sedikit mengatakan tidak bisa. Kita harus mencari jalan lain, berkolaborasi dan berpikir kreatif,” tegasnya. Ia mendorong aparatur untuk memanfaatkan berbagai peluang kolaborasi, termasuk melalui dukungan dunia usaha dan CSR, sepanjang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
