Wali Kota Kupang Buka HLM TPID dan TP2DD Triwulan I Tahun 2026

Reporter: Ansel Ladjar/FD 
| Editor: Pisto Bere

KUPANG, 31NUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kupang bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo di Kantor Bank Indonesia Perwakilan NTT, Selasa (3/3).

Pertemuan yang menghadirkan unsur Forkopimda Tingkat Kota Kupang, BUMN, perbankan, hingga pelaku usaha ini memfokuskan pembahasan pada dua isu utama: pengendalian inflasi jelang hari besar keagamaan dan penguatan digitalisasi daerah.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi ditopang dua pilar utama yakni stabilitas dan peningkatan produksi.

“Kalau kita peras, inflasi itu soal stabilitas. Digitalisasi itu soal kemajuan dan peningkatan produksi. Dua ini kunci pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa inflasi bukan sekadar angka statistik, tetapi menyangkut langsung kehidupan masyarakat.

“Inflasi itu soal harga cabai di dapur, harga beras di pasar, minyak goreng di rumah. Ini soal ongkos hidup masyarakat kecil,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Kota Kupang pada Januari 2026 tercatat 3,55 persen (year-on-year) dan meningkat menjadi 4,01 persen pada Februari. Menghadapi rangkaian hari raya seperti Nyepi, Paskah, dan Idul Fitri, Wali Kota meminta seluruh jajaran tidak lengah.

Pos terkait