Pesan pemberkatan juga dikaitkan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Pdt. Manobe mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak terpisahkan dari alam. Penanaman bibit dalam rangkaian kegiatan menjadi simbol komitmen untuk menjaga lingkungan sekaligus mengingatkan bahwa keluarga yang dibangun hendaknya turut membawa kebaikan bagi kehidupan dan sesama.
Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan ucapan selamat kepada Serena dan Gilbert serta berharap keduanya dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan saling mendukung.
“Saya mengucapkan selamat kepada Gilbert dan Serena yang memasuki babak baru dalam kehidupan. Semoga mereka dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan saling mendukung dan penuh kebahagiaan,” ujar Hashim.
Hashim juga menyampaikan permohonan maaf karena Presiden Prabowo Subianto tidak dapat hadir dalam pemberkatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Presiden baru tiba dari New Delhi dan harus melanjutkan agenda yang telah dijadwalkan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johanis Asadoma, M.Hum., mengatakan bahwa kehadiran keluarga dan para tamu dalam pemberkatan pernikahan memiliki makna penting, yakni menjadi saksi atas pernikahan, mendoakan kedua mempelai, sekaligus turut merayakan kebahagiaan bersama keluarga.




