Wali Kota juga mengajak umat YMY Liliba untuk mendoakan masyarakat yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Ajakan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa semangat pembangunan Kota Kupang sebagai Kota Kasih dan rumah bersama harus diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap sesama, termasuk mereka yang sedang menghadapi bencana.
Ia mengajak masyarakat Kota Kupang untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada warga terdampak sesuai kemampuan masing-masing.
Sementara itu, Romo Yonas Kamlasi, Pr., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkot Kupang terhadap pembangunan Gereja YMY Liliba. Menurutnya, dukungan pemerintah tersebut sejalan dengan semangat sinodalitas dalam Gereja Katolik, yakni membangun kehidupan dengan semangat berjalan bersama.
“Arah dan visi-misi Bapak Wali Kota sesungguhnya sejalan dengan kehendak gereja tentang sinodalitas atau berjalan bersama,” kata Romo Yonas.
Ia menegaskan, kekuatan gereja tidak semata-mata ditentukan oleh megahnya bangunan fisik, tetapi terutama oleh persatuan umat dalam menjalankan panggilan untuk menghadirkan nilai-nilai kasih di tengah masyarakat.
“Gereja akan kuat kalau kita bersinode dan bersekutu, bukan hanya untuk kepentingan gereja, tetapi menjadi saksi Kristus di tengah dunia,” ujarnya.





