Pemerintah Siapkan Pembasahan Gambut untuk Cegah Karhutla Berulang

Jakarta – Pemerintah memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemulihan tata air dan pembasahan kembali lahan gambut. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelembapan gambut, mengurangi potensi munculnya titik api, serta mencegah kebakaran berulang, terutama saat memasuki periode cuaca kering.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa menjaga gambut tetap basah merupakan langkah penting dalam mitigasi karhutla. Pemerintah juga meminta perusahaan pemegang konsesi memperkuat sistem pembasahan di wilayah masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin memastikan bahwa di wilayah konsesi mereka tidak boleh ada kebakaran. Tidak boleh ada titik-titik api yang berpotensi menjadi kebakaran, dan mitigasi itu harus dilakukan dengan berbagai cara, khususnya melalui skenario pembasahan (rewetting system) di lahan gambut,” tegas Jumhur.

Penerapan pembasahan gambut juga diperkuat melalui pemanfaatan aliran sungai, pompa air, dan sekat kanal. Salah satu penerapannya dilakukan di Distrik Simpang Tiga, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Air dari Sungai Lumpur dialirkan secara gravitasi sejauh 13 kilometer, kemudian diteruskan menggunakan empat unit pompa berkapasitas masing-masing satu juta liter per jam.

Pos terkait