Ia berpandangan, pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang berani mendengarkan aspirasi rakyat, terbuka terhadap kritik, dan bersedia melakukan evaluasi ketika kebijakan yang dijalankan dinilai belum menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang kebal terhadap kritik, melainkan pemerintah yang berani mendengar jeritan rakyat dan bertanggung jawab atas setiap kebijakan,” ungkap Pisto.
Melalui pernyataan itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kepedulian terhadap berbagai persoalan publik dan tidak membiarkan kritik terhadap penyelenggaraan negara kehilangan ruang. Baginya, keberanian menyampaikan aspirasi secara damai merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai demokrasi dan kemanusiaan.
Pisto kemudian menegaskan pesan solidaritas yang menjadi inti dari aksi tersebut.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan menyalakan lilin dan berdoa sebagai pengingat bahwa harapan terhadap keadilan membutuhkan kepedulian, keberanian, serta keterlibatan masyarakat.
“Satu lilin, sejuta harapan. Satu doa, satu solidaritas, dan satu suara untuk keadilan dan kemanusiaan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan menyuarakan keadilan harus tetap dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai perdamaian dan ketulusan.C
