Ia mengingatkan para atlet agar tidak terjebak pada dua ekstrem, terlalu percaya diri hingga meremehkan lawan atau kehilangan kepercayaan diri karena merasa takut.
“Jangan terlalu percaya diri sampai menganggap remeh lawan, tetapi jangan juga berkecil hati sampai merasa takut. Kunci kemenangan seorang atlet adalah kemampuan mengendalikan diri, tahu kapan harus menyerang dan kapan harus bermain taktis,” tegasnya.
Menurut Wali Kota, mental bertanding yang baik harus berjalan bersama dengan kerendahan hati. Keberanian diperlukan untuk menghadapi lawan, tetapi keberanian tanpa kendali justru dapat menjadi kelemahan.
Karena itu, ia meminta para kenshi menjaga bukan hanya kondisi fisik, tetapi juga tutur kata, sikap dan perilaku selama berada di Bali.
Pengalaman dr. Christian sebagai dokter KONI turut mewarnai pesannya. Ia meminta para atlet mengikuti instruksi pelatih, menjaga pola makan, cukup beristirahat dan memastikan kondisi fisik tetap prima hingga pertandingan selesai.
“Ketika kekuatan, keberanian, kepercayaan diri dan kerendahan hati berjalan bersama, di situlah lahir seorang atlet sejati. Pergilah dan bertarunglah dengan mental petarung serta hati seorang kesatria,” pesan dr. Christian.





