PHRI juga mendorong pembentukan BPC PHRI Kota Kupang agar koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha di tingkat kota lebih efektif.
Di sisi lain, PHRI membuka peluang agar hotel dan restoran menjadi pasar bagi produk UMKM sekaligus menyerap hasil pertanian lokal. Kerja sama langsung dengan petani dinilai dapat memangkas rantai distribusi dan menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.
Dalam audiensi tersebut, PHRI juga menyampaikan rencana Musda PHRI NTT pada 13 Agustus 2026 yang akan dihadiri Ketua BPP PHRI Hariyadi Sukamdani sekaligus menjadi momentum pergantian kepengurusan BPD PHRI NTT.
Turut hadir Kepala Bapenda Kota Kupang Pah B.S. Messakh, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Josefina M.D. Gheta, S.T., M.M., serta Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang Hubertus Mani, S.H.(prokopimsetdakotakupang)





