Ketua DPC GMNI Malaka Serukan Aksi Doa dan Bakar Lilin, Simbol Perlawanan Moral terhadap Ketidakadilan dan Korupsi Dana Bencana

Reporter: EB 
| Editor: Pisto Bere

Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi doa dan bakar lilin sebagai bentuk solidaritas moral serta refleksi bersama atas kondisi bangsa, dimana anggaran bencana di korupsi.

Aksi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keprihatinan secara damai sekaligus memperkuat kesadaran kolektif bahwa demokrasi membutuhkan partisipasi publik, keberanian menyampaikan kritik, dan penghormatan terhadap hak-hak konstitusional warga negara.

“Jangan biarkan Malaka diam ketika nilai-nilai keadilan dan hati nurani dipertaruhkan. Mari rapatkan barisan, satukan visi, mengetuk pintu langit melalui doa, dan menyalakan api perjuangan melalui cahaya lilin,” demikian seruan yang disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat.

Bagi GMNI Malaka, perjuangan menegakkan keadilan tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan konfrontatif. Doa, refleksi, solidaritas, dan penyampaian aspirasi secara damai juga merupakan bagian dari perjuangan moral dalam kehidupan demokrasi.

Nyala lilin dalam aksi tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa perubahan membutuhkan keberanian untuk bersuara, keteguhan menjaga prinsip, serta komitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Hati nurani mungkin dapat dicoba untuk dibungkam, tetapi kebenaran sejarah akan selalu menemukan jalannya untuk merdeka!”

Pos terkait