Perhatian khusus juga diberikan kepada ASN laki-laki agar terlibat aktif dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam keluarga.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menilai bahwa kehadiran ayah pada momen-momen penting pendidikan anak memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengantar atau mengambil rapor.
“Sering kali yang diingat anak bukan seberapa jauh kita mengantar mereka, tetapi bahwa kita hadir saat mereka membutuhkan. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah adalah pesan sederhana namun kuat: kamu tidak berjalan sendiri. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang percaya diri, berkarakter, dan siap membangun masa depan,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dimulai dari ruang kelas, tetapi juga dari keluarga yang hangat dan penuh keterlibatan orang tua.
Karena itu, Pemerintah Kota Kupang memandang GAMAS dan GEMAR sebagai gerakan yang sejalan dengan semangat pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak diyakini mampu memperkuat ikatan keluarga, meningkatkan kepercayaan diri anak, serta membentuk karakter generasi muda yang tangguh.





