Hadiri Penutupan Mooncake Festival 2026, Wali Kota: Persaudaraan Harus Tetap Menyala

Reporter: Chris Dethan/VD 
| Editor: Pisto Bere

KUPANG, 31NUSANTARA.ID-Lampion boleh padam dan Mooncake Festival 2026 berakhir, tetapi semangat persaudaraan dan kepedulian harus tetap menyala. Pesan itu disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menghadiri penutupan Mooncake Festival 2026 di ruas Jalan El Tari, Minggu (27/9) malam.

Didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, dr. Christian mengapresiasi PSMTI yang telah menghadirkan ruang perjumpaan masyarakat melalui perayaan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi dan kepedulian sosial.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan solidaritas kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa.

“Mungkin saat bumi mengguncang saudara-saudari kita di Flores, kita tidak ada bersama mereka. Tetapi malam hari ini kita tunjukkan bahwa mereka tidak sendirian. Wilayah mungkin memiliki batas, titik lokasi gempa mungkin memiliki batas, tetapi saya percaya kemanusiaan tidak memiliki batas,” ujar

dr. Christian. Ia mengajak masyarakat mendukung aksi kepedulian PSMTI melalui pembelian kupon donasi bagi masyarakat terdampak gempa di Flores.

Di sisi lain, keterlibatan 110 UMKM menunjukkan bahwa festival budaya juga mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Festival ini bukan hanya perayaan sebuah tradisi. Hari ini kita merayakan identitas, kebersamaan dan keberagaman. Jauh daripada itu, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Pos terkait