“Kalau kita mau jalan cepat, kita bisa jalan sendiri. Tetapi kalau kita mau jalan jauh, kita harus berjalan bersama-sama,” ujarnya. Prinsip tersebut, menurutnya, harus menjadi semangat seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kota Kupang.
Selain berbicara tentang budaya dan persatuan, Wali Kota juga memberikan perhatian terhadap fasilitas publik yang digunakan masyarakat Nunbaun Delha. Di hadapan warga, dr. Christian menyampaikan komitmen untuk mendorong pembenahan Lapangan Futsal NBD pada 2027, termasuk kondisi lapangan, gawang, jaring, hingga penerangan.
“Kalau bisa awal tahun 2027, lapangan ini kita perbaiki dan kita buat lebih bagus. Ini harus menjadi perhatian,” tegasnya.
Menurutnya, ruang publik seperti lapangan olahraga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar fasilitas olahraga. Ruang tersebut dapat menjadi tempat anak-anak dan generasi muda bertumbuh, berkegiatan, berinteraksi, sekaligus membangun karakter dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Panitia Event Budaya Kelurahan Nunbaun Delha, Yoel Boby, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan melestarikan seni, budaya, dan tradisi masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mengembangkan kreativitas generasi muda serta memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong.
