Menuju Eliminasi ATM 2030, Pemkot Kupang Perkuat Upaya Penanggulangan AIDS, TB, dan Malaria

Reporter: Dini Sugo/ Mitha Abineno/vd 
| Editor: Pisto Bere

Pemkot Kupang, kata Hengky, terus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan, mulai dari edukasi melalui podcast, skrining aktif, pengobatan, hingga pemberian dukungan bagi kelompok yang membutuhkan. “Pemerintah Kota Kupang melakukan kegiatan pencegahan, podcast, skrining aktif, kemudian pengobatan dan dukungan,” ujarnya.

Upaya pencegahan juga dilakukan secara aktif bersama KPA. Dalam waktu dekat, Pemkot Kupang akan memperkuat kolaborasi melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bersama bagian terkait di lingkungan pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Selain HIV/AIDS, perhatian juga diarahkan pada penanggulangan TB. Tahun ini, tracing atau pelacakan kasus TB direncanakan dilakukan di 71 titik. Hingga saat ini, tracing telah dilakukan di 21 titik.

Menurut Hengky, langkah tersebut perlu berjalan seiring dengan kebijakan Pemerintah Provinsi NTT melalui pendekatan TOSS, yakni Temukan, Obati Sampai Sembuh. Dia menegaskan, tingginya persoalan AIDS di Kota Kupang membutuhkan kerja bersama yang tidak bersifat sesaat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Angka AIDS di Kota Kupang cukup tinggi. Karena itu, pemerintah membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan. Ini merupakan tugas kita bersama untuk mengatasi persoalan ini. Saya mohon dukungan dari semua pihak terkait,” tegasnya.

Pos terkait