Dalam sambutannya, Wakil Bupati Henri Melki Simu mengajak seluruh kepala desa untuk meninggalkan perbedaan politik dan bersatu dalam membangun ekonomi desa melalui koperasi.
“Politik sudah lewat, mari kita sama-sama membangun daerah ini. Berpikir positif, tinggalkan dan lupakan yang kemarin-kemarin itu,” ujar HMS dengan tegas.
Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi desa.
“Koperasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa. Mari kita kelola dengan baik agar memberikan dampak nyata bagi warga,” tambahnya.
Selain itu, HMS mengimbau agar pembangunan fasilitas koperasi seperti gudang, tidak dibangun di atas tanah milik pribadi kepala desa maupun pengurus koperasi.
“Kalau bisa, urus hibah atau serahkan tanah itu kepada pemerintah desa, agar semuanya jelas dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” tuturnya
Peluncuran kelembagaan KopDes Merah Putih ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya menjadi harapan baru bagi masyarakat desa di Kabupaten Malaka, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia.
Kepala Disperindag Kabupaten Malkianus S. Yosef, SIP., M. Ap, Bere mengatakan bahwa kegiatan peluncuran KDMP se-Indonesia oleh Presiden Prabowo, bahwa proses pendirian KDMP di Malaka dimulai dari tahap sosialisasi hingga resmi dilaunching.




