“Untuk mengatasi persoalan anak putus sekolah di Malaka kita saling koordinasi dan kolaborasi untuk mengajak anak-anak kembali bersekolah” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum PKBM Kabupaten Malaka Maria Deviana Seran mengatakan dengan adanya keterlibatan Forum PKBM ini bisa mengurangi angka anak-anak putus sekolah yang ada di Kabupaten Malaka. Dimana lanjutnya PKBM ini seperti kita ketahui bahwa salah satu lembaga pendidikan non formal yang bergerak di bidang pendidikan untuk menangani anak-anak yang putus sekolah.
“Jadi anak-anak yang putus sekolah berdasarkan NTT Zoom 13.383 anak sedangkan berdasarkan data Pusdatin Anak Putus Sekolah di Malaka 8.302 Anak” tutur Evi Seran.
Lanjutnya, data ini memiliki selisih sangat tinggi, maka kami hari buat kegiatan dengan Camat, Kepala Desa, TNI/Polri kemudian satuan Pendidikan SD, SMP dan SMA/SMK, supaya kita bisa mendapatkan data yang ril. Kemudian selanjutnya setelah data ini kita akan turun ke setiap desa. Dimana setiap PKBM mengadakan pembelajaran kepada yang putus sekolah.
“Kami PKM ini bermitra dengan Dinas Pendidikan, bagaimana penanganan Kami, hari ini, kami sosialisasi dan kami mita setiap Desa mendata anak-anak yang putih Sekolah sehingga kami bisa turun melakukan pembelajaran di setiap Desa” ungkap dia.
