Kondisi SDI Motadikin Memprihatinkan, Luput dari Perhatian Pemda Malaka

Reporter: Pisto Bere 
| Editor: Redaksi

 

MALAKA, 31NUSANTARA.ID— Kondisi sarana dan prasarana di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Motadikin sangat memprihatinkan. Sekolah yang terletak di garis pantai pesisir Samudra Hindia, berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini terpaksa menjalankan aktivitas belajar mengajar di tengah berbagai keterbatasan.

Bacaan Lainnya

​Dengan total 27 peserta didik dan 9 tenaga pendidik, kegiatan sekolah terpaksa memanfaatkan dua bangunan ruangan yang tersisa. Gedung tersebut disekat hingga menjadi empat area belajar. Satu ruangan dibagi menjadi dua kelas, sementara ruangan lain difungsikan sebagai ruang guru sekaligus perpustakaan. Tak hanya itu, area teras gedung pun disekat untuk dimanfaatkan sebagai ruang kelas tambahan.

​Kondisi ruang yang minim penyekat memadai sering membuyarkan konsentrasi para siswa, sehingga proses belajar 27 siswa di sini kerap terkendala karena antarkelas tidak ada pembatas yang memadai, sehingga suasana belajar saling mengganggu.

​Situasi kian memburuk saat musim hujan tiba. Lokasi sekolah yang berdekatan dengan pantai kerap dilanda banjir rob yang bercampur dengan luapan air hujan hingga menggenangi halaman dan masuk ke ruang kelas. Jika kondisi ini terjadi, proses belajar mengajar terpaksa dihentikan total.

Pos terkait