Wawali Kupang Soroti Toleransi dan Kepedulian Sosial

Reporter: Chris Dethan 
| Editor: Pisto Bere

Serena juga mencontohkan suasana kebersamaan yang terjalin saat bulan Ramadan, di mana masyarakat lintas agama turut meramaikan tradisi berburu takjil. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa Kota Kupang adalah kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan.

“Kota Kupang adalah Kota Kasih, rumah bersama yang penuh toleransi. Ini terbukti dengan capaian kita yang dalam satu dekade terakhir terus meraih penghargaan sebagai kota toleran di Indonesia,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kondisi sosial, khususnya terkait isu perlindungan anak dan kesehatan mental generasi muda. Ia mengajak gereja untuk turut berperan aktif dalam membina dan menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh jemaat dan masyarakat Kota Kupang untuk terus menjaga keberagaman sebagai anugerah yang memperkaya kehidupan bersama, serta memperkuat semangat persaudaraan dalam bingkai Kota Kasih.

Sementara itu, suara gembala jemaat, Pdt. Desiana Rondo Effendy, S.Th., M.Th., menegaskan bahwa momentum Paskah dan ulang tahun ke-28 jemaat merupakan titik iman yang penting, yakni perjumpaan antara salib dan kebangkitan, antara pergumulan dan pengharapan. Ia mengingatkan bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa, tetapi dasar iman yang mengubah cara pandang umat dalam menjalani kehidupan.

Pos terkait