KUPANG, 31NUSANTARA.ID -Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., mengapresiasi pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Gereja Ramah Disabilitas dan Pemutakhiran Data Insan dengan Disabilitas untuk 57 klasis se-Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).
Kegiatan yang berlangsung di GMIT Getsemani Sikumana, Kamis (22/10), dinilai sebagai langkah nyata untuk mewujudkan gereja yang inklusif, menghormati martabat manusia, serta memberikan pelayanan yang setara bagi penyandang disabilitas.
Turut hadir Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, S.Th., Ketua Majelis Jemaat GMIT Getsemani Sikumana, Pdt. Nitta Dimoe Djami-Theedens, S.Th., para Ketua Majelis Klasis GMIT, perwakilan Polda NTT, perwakilan Pemerintah Kabupaten Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Pemerintah Kecamatan Maulafa dan Kelurahan Sikumana, serta para peserta ToT.
Dalam sambutannya, Serena menyampaikan bahwa gerakan Gereja Ramah Disabilitas yang dikembangkan GMIT merupakan inisiatif penting untuk memastikan penyandang disabilitas memperoleh pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Gerakan yang awalnya dirintis melalui percontohan di salah satu gereja tersebut kini diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di seluruh klasis.
