Wapres Gibran Dukung Langkah Wali Kota Kupang: Pawai Paskah Siap Naik Kelas Jadi Wisata Rohani Nasional

Reporter: Chris Dethan/Ansel Ladjar 
| Editor: Pisto Bere

Ia bahkan menyebut, jika dikolaborasikan dengan destinasi rohani yang sudah dikenal, seperti Semana Santa Larantuka dan Patung Maria Bunda Segala Bangsa Bukit Nilo, maka Festival Paskah di Kupang akan menjadi magnet baru yang kuat.

Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, Wapres menilai Festival Paskah membawa pesan penting tentang perdamaian, toleransi, dan persatuan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Bacaan Lainnya

Dukungan tersebut disambut optimistis oleh Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th., yang menilai kehadiran Wapres sebagai tanda bahwa perhatian negara kini semakin kuat terhadap kawasan timur Indonesia.

Senada dengan itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut dukungan Wapres sebagai bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan dan penguatan peran pemuda di daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Paskah GMIT 2026, Simson Polin, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini mengusung tema Pesan Damai dari Gerbang Selatan Indonesia untuk Dunia.

Dalam penutupan Prosesi Paskah di GMIT Kota Kupang, Senin sore (6/4), Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Kupang merupakan kekuatan yang menyatukan. Ia mengibaratkan kehidupan masyarakat seperti sebuah lagu yang indah karena terdiri dari nada-nada yang berbeda namun berpadu harmonis. Menurutnya, semangat inilah yang menjadi wajah sejati Kota Kupang sebagai rumah bersama yang damai dan penuh toleransi.

https://31nusantara.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251217-WA0045.jpg

Pos terkait