KUPANG, 31NUSANTARA.ID – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, bukan hanya mengandalkan bantuan sosial.
Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan dan peluncuran Program Gerakan Taruna Unggul dan Berdaya (Garuda) di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamis (9/7).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc. Program Garuda merupakan inisiatif kolaboratif yang berfokus pada pemberdayaan sosial masyarakat di sekitar kawasan SPPG Kota Kupang dengan mengoptimalkan peran Karang Taruna dan perguruan tinggi sebagai penggerak perubahan.
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Tagline Kemendikti Sainstek adalah Berdampak. Ini merupakan kontrak sosial bahwa seluruh aktivitas perguruan tinggi harus memberikan dampak konkret bagi masyarakat.
Peluncuran Program Garuda menjadi momentum membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih kuat, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.
