Wali Kota Kupang: Pengentasan Kemiskinan Harus Dimulai dari Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan

Reporter: Tamar Ndapatady 
| Editor: VD

Menurut Wali Kota, inovasi-inovasi seperti ini membuktikan bahwa pengentasan kemiskinan dapat dimulai dari penguatan kapasitas masyarakat untuk menciptakan nilai tambah dari potensi yang ada.

“Ini program yang sangat bagus. Karang Taruna didorong menjadi unggul dan berdaya. Sisa dari SPPG tidak terbuang begitu saja, tetapi diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti maggot dan sabun cuci melalui konsep ekonomi sirkular yang tadi dimentori Pak Wamen,” ujar dr. Christian.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan Pemerintah Kota Kupang siap menjadi mitra aktif dalam memastikan Program Garuda berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemkot mendukung penuh. Kami akan terus membangun koordinasi lintas sektor bersama Karang Taruna, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan agar program pemberdayaan pemuda ini berjalan semakin masif dan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” tegasnya.

Rakor ini dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. H. Fauzan, M.Pd., Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PMK, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc., Direktur Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikti Sainstek, Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ir. Yohanes Oktovianus, M.M., pimpinan perangkat daerah, kader Karang Taruna, perwakilan SPPG, serta mahasiswa Undana.(prokopimsetdakotakupang)

Pos terkait