Lebih lanjut Herry menjelasakan, turnamen ini tidak hanya dibuka untuk kategori lokal, tetapi juga telah menarik minat peserta daerah lain bahkan di tingkat provinsi.
“Hingga saat ini, sudah ada konfirmasi pendaftaran dari sejumlah atlet asal Kabupaten Alor, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Timor Tengah Selatan (TTS) dan panitia sendiri telah menyiapkan piala, piagam penghargaan, serta hadiah bagi para pemenang,” ujar Herry Kadja Dahi.
Selain biliar, antusiasme tinggi juga ditunjukkan masyarakat terhadap ajang lari massal “Independen Run PASI Kota Kupang 2026”. Event yang mengambil rute sepanjang 5 kilometer di seputaran Jalan El Tari ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 pagi.
Guna menjaga kenyamanan dan keselamatan di jalan raya, panitia membatasi jumlah peserta sebanyak 500 pelari, di mana kuota tersebut telah terpenuhi dalam waktu singkat. Seluruh peserta yang mencapai garis finis akan mendapatkan jersei dan medali, sementara apresiasi khusus berupa hadiah disiapkan untuk podium tiga besar kategori putra dan putri.
Pada kesempatan yang sama, audiensi ini juga membahas sinergi persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik yang akan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Penyelenggaraan Kejurda ini menggunakan sistem kolaborasi anggaran bersama antara Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna memastikan pemenuhan fasilitas serta akomodasi bagi para atlet yang bertanding.
