Wali Kota Cup Jadi Panggung Talenta Muda, 124 Pelajar Kupang Unjuk Kemampuan

Reporter: Ansel Ladjar 
| Editor: Pisto Bere/FD

Menurutnya, pengembangan olahraga tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan keterlibatan sekolah, organisasi olahraga, pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha untuk membangun olahraga sekaligus memperluas partisipasi publik.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan sekadar aktivitas kompetisi. Dengan ekosistem yang kuat dan kolaborasi berkelanjutan, olahraga diharapkan dapat berkembang menjadi ruang pembinaan prestasi sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi.

Bacaan Lainnya

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Kepala SMA Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang, Hironimus Pati, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kejuaraan berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, dengan melibatkan pelajar dari 59 sekolah di Kota Kupang.

Sebanyak 124 peserta terdiri atas 54 pelajar SD dari 19 sekolah, 40 pelajar SMP dari 18 sekolah, dan 30 pelajar SMA dari 15 sekolah. Nomor yang dipertandingkan meliputi lari 60 meter untuk tingkat SD, 80 meter tingkat SMP, serta 100 meter tingkat SMA, masing-masing untuk kategori putra dan putri.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat dan partisipasi pelajar dalam olahraga atletik, menjaring potensi atlet sejak usia dini, membentuk karakter disiplin dan sportif, serta mempererat persaudaraan antar pelajar.(Ansel Ladjar)

Pos terkait