Menurutnya, kehadiran SPKLU bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan investasi bagi masa depan Kota Kupang. Seiring pertumbuhan kota, peningkatan aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat, kebutuhan energi juga terus berkembang.
Karena itu, pembangunan kota perlu diarahkan tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan, tetapi juga memastikan pertumbuhan berlangsung secara efisien, sehat, dan berkelanjutan.
“Pembangunan kota tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus memikirkan bagaimana pertumbuhan itu berlangsung secara efisien, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Serena menjelaskan bahwa kegiatan test drive dan mini touring menjadi langkah konkret untuk memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat melalui pengalaman langsung.
Ia juga menyinggung tantangan distribusi, ketersediaan, dan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah, yang menjadi salah satu alasan pentingnya mempertimbangkan alternatif transportasi.
Dirinya mengajak masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, untuk mencoba kendaraan listrik dan mengenal manfaatnya dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
“Kita ingin masyarakat bisa merasakan langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik, melihat bagaimana cara kerjanya, serta memahami efisiensi yang bisa diperoleh,” ungkapnya.




