Unwira Kupang Mempertegas komitmennya  Hadir Secara Nyata Dalam Menjawab Berbagai Tantangan Pembangunan di Daerah.

Reporter: Vd 
| Editor: Pisto Bere

​Turut hadir sebagai narasumber dan mitra strategis dalam workshop ini di antaranya Romo Dr. Leonardus Mali, Pr., Lic. Fil., Prof. Dr. Simon Sabon Ola, Ibu Theodora Ewalde Take, S.Pd., Kepala Bappeda Kota Kupang, serta Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang.

​Asisten 1 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Hengky Malelak, hadir mewakili Wali Kota Kupang untuk membacakan sambutan tertulis pemerintah daerah. Pemkot Kupang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas langkah Unwira yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses perumusan arah strategis kampus lima tahun ke depan.

Bacaan Lainnya

​”Bagi saya, Renstra bukan sekadar dokumen lima tahunan. Renstra adalah kesempatan untuk menjawab tiga hal sederhana: Unwira ingin menjadi apa, hadir untuk siapa, dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Hengky Malelak saat membacakan sambutan Wali Kota Kupang.

​Pemkot Kupang menyoroti relevansi tema yang diusung. Unggul diartikan memiliki kualitas akademik mumpuni, beridentitas merefleksikan kekuatan jati diri dan nilai-nilai kampus, sedangkan berdampak menuntut ilmu pengetahuan serta riset akademisi benar-benar memberikan manfaat nyata.

​Pemerintah Kota Kupang juga menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dan berharap hasil riset serta inovasi dari Unwira tidak berhenti di ruang kelas atau perpustakaan. Perguruan tinggi diharapkan berani “turun ke lapangan” untuk membantu pemerintah menyelesaikan persoalan daerah, seperti kemiskinan, kesehatan, stunting, pengolahan sampah dan lingkungan, UMKM, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital.

Pos terkait