Di sektor pendidikan, langkah besar juga telah dilakukan melalui revitalisasi sekolah secara masif. Hariqo mengungkapkan bahwa hingga kini sudah belasan ribu sekolah yang diperbaiki dengan total anggaran mencapai Rp22 triliun. “Program ini telah melahirkan 400 ribu tenaga kerja baru. Ini merupakan revitalisasi sekolah terbesar sepanjang era reformasi,” tegasnya.
Momentum Sumpah Pemuda juga disebut Hariqo sebagai momen untuk memperkuat kembali semangat persatuan dan menolak segala bentuk perpecahan. “Dalam satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, sudah tidak ada lagi polarisasi seperti dulu. Kita semua kembali pada semangat 28 Oktober, bersatu sebagai satu bangsa Indonesia. Ini menjadi fondasi kuat untuk melangkah lebih cepat di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi, selaras dengan semangat Sumpah Pemuda yang menjunjung integritas. “Presiden Prabowo selalu menegaskan bahwa pemerintahan harus efisien dan bersih. Sejak awal, beliau menggencarkan efisiensi hingga berhasil menghemat Rp300 triliun. Karena itu, anak muda jangan korupsi, jangan merugikan masyarakat. Semangat utama Sumpah Pemuda adalah bersama menolak korupsi demi Indonesia yang bermartabat,” tutur Hariqo.
