“Atlet yang sejati bukan nomor satu yang dia perlukan sebenarnya. Tetapi atlet yang sesungguhnya adalah atlet yang punya integritas sendiri, punya rasa bangga atas apa yang dia miliki. Itulah seorang atlet,” tegasnya.
Sekda yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Kota Kupang tersebut memberikan pesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah dengan sportif. Junjung tinggi sportivitas karena itu yang paling utama sebagai seorang atlet. Kalau Tuhan izinkan kita juara, kita bersyukur. Kalau belum diizinkan juara, kita juga harus tetap bersyukur. Itulah mental seorang atlet, mental seorang petarung,” katanya.
Ia menambahkan, hasil pertandingan tidak boleh menghilangkan jati diri seorang atlet. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses perjuangan dan pengalaman dalam dunia olahraga.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa keikutsertaan para atlet NPC Kota Kupang bukan hanya tentang sebuah pertandingan, tetapi juga menjadi bukti bahwa olahraga dapat diikuti oleh semua orang tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang.
“Adik-adik ingin menunjukkan kepada kita semua, warga Kupang, bahwa insan olahraga tidak kenal batas, ruang, waktu dan kondisi. Untuk olahraga, dia bebas untuk semua. Siapa saja silakan, tidak ada sekat untuk olahraga,” ungkapnya.





