Serena menegaskan, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Pemerintah Kota Kupang melalui perangkat daerah terkait akan membuka data dan mendampingi proses pemetaan, sementara Telkomsel diharapkan dapat memberikan solusi teknis sesuai kondisi lapangan.
Masukan serupa disampaikan Camat Maulafa, Imanuel A. Eliaser dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Dance Bistolen. Mereka menyebut persoalan jaringan tidak hanya ditemukan di pusat kota, tetapi juga di kawasan pinggiran dan sejumlah lokasi yang relatif terpencil.
Menanggapi hal itu, Manajer Network Operation and Performance Telkomsel Kupang, I Wayan Sudana, menyatakan kesiapan Telkomsel untuk segera turun melakukan pengecekan di lokasi-lokasi yang dilaporkan mengalami gangguan.
Pengecekan lapangan akan dilakukan untuk memastikan kondisi jaringan pada setiap titik sekaligus menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai.
“Kami siap membantu. Dalam minggu ini kami sudah mulai bergerak. Detail PIC dan koordinasi lapangan kami siapkan agar perbaikan bisa segera dieksekusi,” tegas I Wayan.
Ia juga menyebut Compact Mobile BTS atau BTS bergerak sebagai salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan secara optimal.




