Ketua GMNI Malaka Soroti Anggaran Sepak Bola, Minta KPK dan APH Turun Tangan

Reporter: Tim 
| Editor: Pisto Bere

Akumulasi anggaran selama tiga tahun terakhir, menurutnya, telah menghabiskan ratusan juta hingga miliaran rupiah dari keuangan daerah.

Pemborosan serupa juga disebut kerap terjadi pada ajang turnamen antar kabupaten/kota di dalam wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bacaan Lainnya

​”Langkah yang diambil Bupati Malaka ini merupakan bentuk pemborosan anggaran karena sekali jalan bisa menghabiskan ratusan juta hingga miliaran rupiah,” ujar Erwin Bani.

​Ia menambahkan, di tengah instruksi efisiensi anggaran daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malaka justru menggelontorkan dana fantastis hingga untuk kepentingan sektor sepak bola.

​Atas dasar pertimbangan tersebut, GMNI Malaka secara tegas meminta KPK dan APH untuk melakukan audit serta penyelidikan mendalam terhadap penggunaan anggaran sepak bola di Kabupaten Malaka agar transparan dan akuntabel. (*)

Pos terkait