Kesalahan Tata Ruang di Ibu Kota Kabupaten Malaka

Reporter: Pisto 
| Editor: Pisto Bere

“Dari Pemerintah Desa dan Anggota DPRD Kabupaten Malaka Sudah datang cek, akan tetapi sampai sekarang realisasinya tidak ada”

Malaka, 31Nusantara.id – Warga Dusun Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka Stanis Bere Seran mengeluh terkait merembesnya air saluran sampai di bahu jalan depan rumah dan masuk di rumah miliknya.

Bacaan Lainnya

Hal ini terjadi diakibatkan pembangunan beberapa rumah depan jalan tidak sesuai dengan konsep tata ruang kota, sehingga mengakibatkan air saluran tersumbat dan meluap ke bahu jalan serta masuk dalam rumah warga. Selain itu juga terjadi penumpukan sendimen lumpur dan sampah di saluran. Selasa, 13/1/2025.

Jika Pemerintah tidak fokus pada penataan ruang dalam kota, tentu ini akan menjadi bumerang 5 bahkan 10 tahun kedepannya.

Stanis Bere Seran menjelaskan, saat di temuai media ini bahwa, saat air saluran dilepaskan dari bendungan Benenai untuk kebutuhan petani meluap hingga bahu jalan, bahkan masuk dalam rumah warga, belum lagi saat hujan tentu akan kebanjiran warga sekitar.

“Air tersumbat dan mengalir ke bahu jalan. Dari Pemerintah Desa dan Anggota DPRD Kabupaten Malaka sudah datang cek, akan tetapi sampai sekarang realisasinya tidak ada, sekarang kita terdampak air mengalir sampai dalam rumah dan tempat usaha”. Tutur Stanis Bere.

Pos terkait