Hadir di Festival Fronteira 2026, Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia

Reporter: FD 
| Editor: Pisto Bere

DILI, 31NUSANTARA.ID— Presiden Timor Leste José Ramos-Horta menghadiri hari kedua penyelenggaraan Festival Fronteira 2026 yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026).

Bacaan Lainnya

 

Dalam sambutannya, Ramos-Horta menegaskan pentingnya fokus pada implementasi nyata hubungan bilateral Timor Leste dan Indonesia ketimbang sekadar formalitas.

​Secara khusus, Presiden Ramos-Horta juga menyapa hangat keberadaan 20 delegasi dari Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT) yang turut hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan di hari kedua festival tersebut.

​Dalam kesempatan tersebut, Presiden Ramos-Horta menyampaikan tiga poin utama. Pertama, ia menegaskan tidak ingin lagi berfokus pada wacana rekonsiliasi formal.

Menurutnya, dialog rekonsiliasi telah terjalin sejak 1999 bersama para pemimpin Indonesia, mulai dari Presiden Abdurrahim Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Bagi pihak-pihak yang merasa masih memiliki persoalan, ia mengimbau agar diselesaikan secara kekeluargaan dan adat. “Silakan duduk di bawah pohon dan selesaikan,” ujarnya.

​Kedua, Ramos-Horta menekankan bahwa hubungan antara Indonesia dan Timor Leste saat ini sangat harmonis dan aman. Hal ini terbukti dari adanya lebih dari 10.000 pelajar Timor Leste yang menuntut ilmu di Indonesia tanpa kendala. Aktivitas ekonomi warga perbatasan juga berjalan hidup, seperti tingginya mobilitas warga Timor Leste yang berbelanja ke Atambua setiap akhir pekan.

Pos terkait