Dari Warisan Leluhur ke Ekonomi Warga
KUPANG, 31NUSANTARA.ID-Dari panggung seni anak-anak hingga jejak tradisi yang diwariskan antargenerasi, Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang, menghidupkan kembali kekayaan budaya lokal melalui Festival Budaya Kelurahan Nunhila 2026.
Digelar di kawasan wisata Batu Kepala Beach, Senin (7/9), festival ini tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni dan tradisi, tetapi juga dirancang sebagai titik temu antara pelestarian budaya, kebersamaan warga, dan penguatan ekonomi lokal.
Festival yang mengusung tema “Merajut Warisan Budaya, Merangkul Masa Depan” tersebut dibuka Pemerintah Kota Kupang dan akan berlangsung selama tiga hari, 7–9 September 2026.
Pembukaan ditandai dengan sosialisasi Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa/Kelurahan oleh Kementerian Hukum, dilanjutkan penampilan seni budaya dari anak-anak PAUD dan sekolah dasar setempat.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, S.H., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Kupang, mengapresiasi masyarakat Nunhila yang mampu menghadirkan festival dengan semangat kebersamaan meski persiapannya relatif singkat.
Menurut Yanuar, festival budaya harus ditempatkan lebih jauh dari sekadar agenda seremonial. Ia menjadi ruang untuk mengumpulkan, mengenali, merawat, sekaligus mengembangkan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
