Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kelurahan dalam menjaga kebersihan bukan hasil kerja lurah seorang diri, melainkan kerja bersama staf kelurahan, RT/RW, petugas dan masyarakat.
“Tidak ada Superman, yang ada superteam. Saya percaya pasti di balik kalian ada staf kelurahan, ada petugas RT, RW dan masyarakat. Sampaikan salam dan ucapan terima kasih saya kepada mereka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa membangun kota tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga membangun manusia dan kesadaran masyarakat.
Menurutnya, kota yang maju tidak cukup hanya ditandai dengan gedung tinggi, jalan yang baik dan infrastruktur yang megah. Kesadaran masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga lingkungan juga merupakan bagian penting dari pembangunan.
“Satu selokan yang tidak lagi dipenuhi sampah, satu pekarangan yang selalu dibersihkan, satu pohon yang ditanam, satu warga yang sadar bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Itu adalah pembangunan sebuah kota,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengusulkan agar lomba kebersihan pada tahun-tahun mendatang tidak hanya memberikan penghargaan berdasarkan nilai tertinggi, tetapi juga mempertimbangkan peningkatan capaian setiap kelurahan dibandingkan tahun sebelumnya.
