Lebih lanjut, Pater Deken Malaka menekankan pentingnya mengusut tuntas dugaan penebangan pohon dan perusakan lingkungan yang disinyalir menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah terdampak. Ia meminta pemerintah dan aparat terkait untuk menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk aktif mendukung upaya pemerintah, baik dalam penanganan darurat, pemulihan lingkungan, maupun menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab bersama.
“Bencana bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Masyarakat harus aktif mendukung langkah pemerintah dan menjaga lingkungan agar alam tidak terus menjadi korban keserakahan,” pungkasnya.(***)
