Ignasius juga menyampaikan apresiasi kepada Bappeda Kota Kupang, PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang, dan organisasi kepemudaan mahasiswa NTT yang terlibat dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.
Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, menjelaskan bahwa program bantuan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Wali Kota Kupang. Pendataan penerima manfaat dilakukan bersama enam organisasi kepemudaan mahasiswa, yakni PMKRI, GMNI, GMKI, HMI, PMII, dan IMM. Hasil pendataan menetapkan 342 mahasiswa sebagai penerima bantuan kemanusiaan bagi mahasiswa asal Flores yang keluarganya terdampak gempa.
Wildrian mengatakan, bantuan merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kupang dan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang. Alfamart memberikan dukungan berupa paket bantuan, sementara Pemerintah Kota Kupang melengkapi kebutuhan lainnya untuk menunjang kebutuhan mahasiswa sehari-hari.
Menurut Wildrian, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan dukungan dapat diberikan kepada mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana. Pemerintah Kota Kupang berharap bantuan tersebut dapat membantu mahasiswa menghadapi situasi yang dialami keluarga mereka di Flores tanpa kehilangan semangat untuk menyelesaikan pendidikan.(prokopimsetdakotakupang)





