Selain itu, turut hadir Makoan dari As Manulea yang biasa disebut Nai A’aat.
‘Setelah proses ini selesai, Tetua Adat, Fukun dan Makoan akan berembuk bersama dan meminta petunjuk leluhur mengenai waktu yang tepat untuk acara pengukuhan atau penobatan Liurai’, Urai Nai A’aat.
Diketahui, Liurai Wehali, Benediktus Min Sii telah mendapat restu dari para tetua Adat, Fukun dan Makoan untuk menggantikan Liurai Wehali ke-16, Petrus Muti Parera yang telah mangkat beberapa tahun yang lalu.(RK)
