Menurut Hendrikus, kegiatan-kegiatan tersebut mencerminkan semangat pelayanan Romo Leonardus yang selama ini dekat dengan masyarakat, termasuk mereka yang berada di luar pusat perhatian. Buku Bergerak dari Pinggiran merekam perjalanan hidup dan pelayanan Romo Leonardus Mali, mulai dari Buraen, Amarasi, hingga perjalanan ke Vatikan dan kemudian kembali melayani di Kota Kupang.
“Romo Leo dalam pikiran dan tindakannya selalu mengingatkan yang mapan, menolong yang papa, mengingatkan yang berkuasa, dan menolong orang-orang kecil yang terpinggirkan,” kata Hendrikus.(prokopimsetdakotakupang)
